Cara Mengambil Uang di Mesin ATM Semua Bank (BCA, BRI, Mandiri dan BNI)

Cara Ambil Uang di ATM – Alat bantu transaksi yang sekarang tidak lagi harus dengan uang tunai, tidak sedikit masyarakat moden bisa lebih mudah melakukan berbagai transaksi hanya dengan menggunakan ATM. Sebagai salah satu alat bantu pembayaran yang sah, ATM selalu dijadikan fasilitas utama yang dimiliki oleh sejumlah instansi perbankan. Tidak terkecuali adalah bank BRI, Mandiri, BNI, dan juga bank BCA yang secara konsisten masih berkontribusi secara aktif bagi setiap masyarakat yang menjadi nasabahnya. Selain itu tidak jarang masing-masing perbankan telah menyediakan banyak layanan dan juga sejumlah layanan yang mendukung untuk kebutuhan transaksi para nasabahnya.

Cara Mengambil Uang di ATM

Cara Mengambil Uang di ATM (liputan6.com)

Sebagai mitra perusahaan bank yang ada di Indonesia, tentunya pihak bank juga akan menerapkan sejumlah wewenang dan juga kebijakan dalam urusan transaksi termasuk dalam urusan tarik tunai. Namun tidak jarang para nasabah bank masih disibukan dengan mendatangi instansi perbankan hanya sekedar mengambil uang. Mungkin salah satu yang menjadi penyebab dari permasalahan ini salah satunya masih awam dengan cara mengambil uang di ATM di sejumlah bank baik it dari nasabah bank BRI, Mandiri, BNI dan juga BCA. Selain itu pihak teller bank juga kerap kali menerima pertanyaan mengenai jumlah saldo yang ada didalam buku tabungan yang dimiliki yang secara tidak langsung juga bisa dilakukan di mesin ATM.

Mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) atau Automated Teller Machine merupakan alat elektronik yang secara khusus mengijinkan para nasabah sebuah perbankan untuk mengambil uang, cek saldo, transfer dan juga melakukan sejumlah pembayaran tagihan. Hal ini tentunya juga akan mempermudah dalam melakukan pembayaran, lantaran saat ini juga beberapa pusat perbelanjaan di dominasi dengan adanya mesin EDC. Selain itu keberadaan dari mesin ATM bank BNI, BCA dan lainnya yang pemyebaranya juga sudah banyak ditempat umum. Maka dari itu bagi para nasabah bank yang saat ini masih pekat dengan cara mengambil uang di mesin ATM, kami akan memberikan panduannya dibawah ini.

Cara Tarik Tunai Bank Mandiri

Sebagai salah satu perbankan terbesar di Indonesia dalam hal aset, pinjaman, dan deposit, bank Mandiri secara konsisten memberikan banyak layanan dan juga fitur yang disediakan bagi setiap nasabahnya. Termasuk dalam  membantu mereka untuk melakukan tarik tunai saldo yang dimiliki melalui mesin ATM. Namun hal itu masih sedikit diketahui masyarakat awam perihal cara mengambil uang di bank Mandiri. Berikut telah kami berikan beberapa prosedur untuk membantu dalam proses tersebut yang akan kami bahas dibawah ini.

  1. Masukkan kartu ATM
  2. Kemudian pilih “Bahasa” yang di gunakan.
  3. Masukkan PIN yang digunakan.
  4. Kemudian muncul beberapa menu termasuk nominal angka dan tulisan “transaksi lainnya”
  5. Pilih nominal uang yang akan di tarik tunai.
  6. Konfirmasi jumlah nominal uang
  7. Pilih ‘BENAR’, jika semua data yang dimasukan sudah valid
  8. Apabila transaksi berhasil, maka uang akan keluar dari mesin ATM
  9. Setelah itu akan muncul pertanyaan, “Apakah anda ingin mencetak resi? Jika tidak, maka jumlah saldo dan nominal akan muncul di layar.
  10. Terakhir akan mucul tulisan “Apakah anda ingin melanjutkan dengan transaksi lain?”, jika tidak, pilih ‘Tidak’ maka secara otomatis kartu ATM anda akan keluar dari mesin

Cara  Tarik Tunai ATM BCA

Selain digunaka untuk cek saldo bank BCA, tentunya mesin ATM juga berperan dalam memberikan segala keperluan termasuk tarik tunai. Terlebih lagi saat ini sudah ada mesin ATM BCA yang memberikan fasilitas setor tunai. Namun keberadaanya sendiri masih belum banyak mengingat masih banyak para nasabahnya yang terkadang masih kesulitan untuk mengambil uang di ATM BCA. Maka dari itu disini kami akan memberikan beberapa prosedurnya yang bisa dilihat berikut ini.

  1. Masukan kartu ATM dan juga PIN
  2. Selanjunya pilih bahasa Indonesia
  3. Pilih jumlah uang yang akan di tarik. (Minimal pengambilan 50.000)
  4. Lalu pilih “Transaksi lain”
  5. Kemudian tekan “Penarikan / Tarik Tunai”
  6. Konfirmasi jumlah uang yang akan ditarik. Pastikan bahwa jumlah uang sudah tepat jangan sampai salah.
  7. Selanjutnya pilih “Tabungan”
  8. Tunggu hingga proses penarikan selesai
  9. Kemudian akan muncul struk ambil dan simpan.

Cara Tarik Tunai ATM BRI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan salah satu bank milik pemerintah yang didirikan pada tahun 1895. Keberadaanya yang sudah lama tidak mengherankan jika sejumlah fasilitas penunjang kebutuhan transaksi terus diperbanyak, termasuk penambahan mesin ATM yang bisa ditemukan diberbagai sudut daerah. Namun bagi mereka yang masih awam dengan layanan cara mengambil uang di ATM BRI, kami akam memberikan panduannya berikut ini.

  1. Masukkan Kartu ATM dan juga PIN
  2. Pilih bahasa yang ingin digunakan.
  3. Tekan tombol “Transaksi Tunai”
  4. Pilih nominal uang yang akan diambil, dengan pengambilan minimal Rp 50.000
  5. Pilih benar dan tunggu nominal uang keluar.
  6. Kemudian akan muncul “Ada Transaksi Lain”, jika ada tekan tombol ya, jika tidak maka tekan tombol tidak.
  7. Tunggu sampai catatan transaksi dan kartu ATM keluar dari mesin.

Cara  Tarik Tunai Bank BNI

Tidak jauh beda dengan bank BCA Dan juga BRI dimana ada beberapa nasabahnya yang masih awam dengan cara mengambil uang di ATM. Hal serupa pun juga terjadi pada nasabah bank BNI juga merasa kesulita untuk menikmati fasilitas yang diberikan. Untuk itu kami disini akan mencoba memberikan beberapa prosedur yang bisa dilihat berikut ini.

  1. Masukkan kartu ATM
  2. Pilih “Bahasa” yang akan digunakan.
  3. Masukkan PIN secara benar
  4. Pada tampilan “Penarikan Cepat”, pilih nominal uang yang ingin ditarik tunai
  5. Tunggu sampai transaksi tarik tunai diproses.
  6. Masukan jumlah penarikan tunai yang di inginkan
  7. Pilih tombol benar.
  8. Kemudian pilih “Rekening Tabungan”.
  9. Tunggu sampai transaksi penarikan selesai diproses hingga uang keluar
  10. Jika ingin melakukan transaksi lain silahkan pilih tombol “Ya” dan “Tidak” jika tidak lagi melakukan transaksi.