Prosedur Cara Berobat BPJS Kesehatan dan Syarat Rujukan

Cara Berobat BPJS Kesehatan – Keikutsertaan masyarakat yang tergabung dalam BPJS Kesehatan merupakan pilihan alternatif yang bisa dilakukan untuk membantu meringankan beban pengobatan yang semakin mahal. Sebuah program yang diperkenalkan sejak tahun 2014 ini secara resmi bisa dipergunaka secara nasional oleh semua masyarakat. Sejak saat itulah BPJS Kesehatan mulai banyak dipergunakan pada sejumlah rumah sakit umum sebagai sarana media pengobatan secara gratis. Akan tetapi tidak jarang pula program yang dihadirkan oleh pemerintah ini menimbulkan polemik

Prosedur Cara Berobat BPJS Kesehatan
Prosedur Cara Berobat BPJS Kesehatan (WikiDPR.org)

ditengah masyarakat. Mungkin hal ini ditimbulkan dengan masyarakat awam yang masih awam dengan prosedur cara berobat BPJS Kesehatan. Jika saat ini anda telah tergabung menjadi salah satu peserta BPJS, setidaknya paham dengan prosedur cara berobat BPJS Kesehatan. Hal inilah yang mungkin kurang dilakukan oleh masyarakat umum untuk mencari beberapa informasi mengenai penggunaan BPJS Kesehatan itu sendiri. Selian itu setiap prosedural yang diberikan pada saat melakukan pengobatan pada peserta BPJS Kesehatan bisa dikatakan tidak sama. Selain tarif yang membedakan sejumlah layanan  masing-masing lokasi faskes rumah sakit, Puskesmas, Klinik memiliki syarat dan juga ketentuan masing-masing. Terlebih bagi mereka yang menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas utama yang tidak bisa disamakan perlakuan tindakan medis pada peserta BPJS Kelas 3.

Kerumitan yang terjadi pada setiap peserta BPJS Kesehatan memang benar terjadi dengan segala aturan dan ketentuan yang diberikan. Terlebih lagi bagi mereka yang menggunakan sistem rujukan yang terkadang dipersulit dengan rujukan lokasi Faskes pada tingkatan BPJS Kesehatan yang dimiliki. Namun hal ini tidak bisa dipermasalahkan begitu saja, mengingat ada masyarakat awam yang masih belum mengetahui setiap langkah yang diharuskan untuk memenuhi syarat tindakan medis. Maka dari itu disini kami akan memberikan beberapa prosedur cara berobat BPJS Kesehatan yang bisa dilihat berikut ini.

Mengunjungi Puskesmas Faskes 1 Terdekat

Tujuan utama yang harus dilakukan bagi pasiaen BPJS Kesehatan adalah mendatangi lokasi Faskes tingkat 1 untuk melakukan sejumlah pemeriksaan. Prosedur pengobatan BPJS Kesehatan ini menjadi langkah awal untuk melakukan tindakan medis sesuai dengan prosedur yang dibuat oleh pihak puskesmas. Setelah itu dilakukan, maka pihak puskesmas pun bisa menentukan keadaan pasien yang memungkinkan dirawat ditempat atau harus melakukan rujukan ke rumah sakit yang terdapat di lokaksi faskes BPJS Kesehatan. Selain itu jangan lupa untuk membawa semua berkas termasuk surat rujukan dari Puskesmas setempat untuk melakukan perawatan yang lebih intensif.

Mendatangi Rumah Sakit Rujukan

Setiba di rumah sakit rujukan yang direkomendasikan, maka pasien bisa akan dilakukan sejumlah penanganan yang dilakukan di IGD atau UGD. Pada tahap pemeriksaan semua berkas termasuk kartu peserta BPJS Kesehatan akan diminta untuk memenuhi syarat-syaratnya. Untuk peserta BPJS kelas 1 biasanya bisa memilih sendiri ruangan rawat inap yang di inginkan dan juga bisa mendapatkan pelayanan yang lebih intensif dibanding dengan peserta BPJS Kelas 3. Untuk berkas yang biasanya diperlukan untuk pengobatan di rumah sakit, disini kami akan memberikan ulasannya yang bisa dilihat berikut ini.

  • Membawa surat rujukan asli dari Puskesmas Faskes 1 beserta fotocopy
  • Fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan KTP
  • Membawa kartu BPJS Kesehatan beserta fotocopy-anya

Dengan mendapatkan perawatan yang ada dirumah sakit, artinya anda sudah paham dengan prosedur pengobatan BPJS Kesehatan. Namun pengobatan yang dilakukan pada rawat inap akan berbeda lagi dengan prosedur berobat BPJS Kesehatan yang rawat jalan. Disisi lain kami juga akan memberitahukan bahwa tidak semua pengobatan medis yang dilakukan oleh pihak rumah sakit ditanggung semua oleh BPJS. Ada beberapa tindakan medis yang harus membayar secara probadi sebagai pengobatan diluar BPJS Kesehatan.